Video Gus Miftah Ceramah Di Gereja

Video Gus Miftah Ceramah Di Gereja Mendapat Banyak Hujatan Dari Para Netizen

Video Gus Miftah Ceramah Di Gereja – Ulama sekaligus pengasuh pondok pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta , Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mendapatkan banyak hujatan dari para netizen. Hujatan ini berawal ketika muncul sebuah video yang memperlihat Gus Miftah sedang melakukan ceramah di Gereja yang merupakan tempat ibadah umat nasrani.

Gereja itu diketahui adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung yang berada di Penjaringan , Jakarta.

https://www.youtube.com/watch?v=t0-1OuUpTRQ

Sebenarnya dalam video tersebut Gus MIftahhanya memberikan ceramah yang berisi nasihat dengan kalimat-kalimat yang menyejukkan. Isi pesan ceramahnya yaitu pesan kebersamaan dan saling menghormati meski berbeda keyakinan serta dalam hobbby seperti bermain sbobet online di tiap masing masing orang.

“Di saat aku menggenggam tasbihku, dan kamu menggenggam salibmu. Di saat aku beribadah ke Istiqlal, namun kamu ke Katedral. Di saat aku mengeja Al Quran, dan kamu mengeja Al Kitabmu. Kita berbeda saat memanggil Tuhan. Aku, kamu, kita. Bukan Istiqlal dan Katedral yang ditakdirkan berdiri berhadapan, namun harmonis,” begitu kutipan ceramah Gus Miftah kala itu.

Walaupun bertujuan untuk menyatukan bangsa dengan berbagai keyakinan , namun masih ada saja netizen menghujat dengan tudingan-tudingan nyinyir mereka. Bahkan ada yang menyebut jika Gus Miftah kafir hingga sesat.

Melihat hujatan yang terus datang , Gus Miftah akhirnya memberi pembelaan untuk dirinya.

“Terima kasih yang menghujat saya, yang mengatakan saya kafir, sesat, bangsat, dan lain lain……kalian luar biasa. Bisa jadi anda benar saya salah, atau sebaliknya. Berikut saya sampaikan dasar hukumnya, mohon disimak dan dijadikan bahan diskusi, saya siap di nasehati oleh siapapun dan belajar kepada siapapun…..bahkan pisuhi atau dimaki oleh siapapun.

Orang yang kafir 70 tahun membaca tahlil dan syahadat sekali saja terbakar kekafirannya…. dan Alhamdulillah saya masih tahlilan kok setiap hari. Orang yang niat belajar dimanapun bisa dapat pelajaran, tapi orang yang tidak niat belajar sedang belajar pun tidak akan mendapatkan pelajaran,” tulisnya.

Ia juga menambahkan jika video trsebutbukan dalam rangka ceramah, melainkan peresmian gereja. Dan menurut Gus Miftah itu adalah hal yang sangat wajar dilakukan.

“Dicatat, dalam rangka peresmian, bukan dalam rangka peribadatan,” katanya lagi.

Selain cibiran , ternyata tidak sedikit yang mendukung aksi. Salah satunya datang dari seorang Profesor Bidang Kajian Timur Tengah Ayang Utriza yang memberi Agen Sbobet Terpercaya pesan kepada para pendakwah yang menentang aksi Gus Miftah ceramah kebangsaan di gereja.

Ia menilai, orang-orang tersebut melakukan pembunuhan karakter terhadap pendakwah bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman tersebut.

 

 

 

“Setelah Gus Muwafiq, “mereka” melakukan pembunuhan karakter trhdp @ponpesoraaji @gusmiftah_ soal ceramah kebangsaan di gereja,” kicau @Ayang_Utriza, Rabu (5/5/2021).